Hepi Idul Fitri

tahun ini pelaksanaan sholad ‘id tidak sama, tapi kami saling menghormati.
seharusnya perbedaan tidak menjadi suatu permasalahan dan diharapkan dengan suatu perbedaan akan tercipta rasa saling menghargai dan tercipta persatuan diantara umat muslim.
tapi tidak dengan salah satu boleh dibilang pimpinan ormas, dia berkata seolah-olah pemerintahlah yang salah dalam menentukan 1 syawal tahun ini.
lalu dia mengecam agar pemerintah tidak ikut campur dalam menentukan 1 syawal dan meniadakan sidang isbat, memang dia itu siapa??? ngomong sembarangan…
lalu rakyat bagaimana?? terus kalau begitu apa fungsi MUI?? terus terang aku amat sangat kecewa dengan dia tapi bukan dengan ormasnya..

ini Idul Fitri, semoga kita saling memaafkan satu dan yang lainnya..
minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin..

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

beasiswa ooh beasiswa…

juli 26, 2011 adalah hari yang terlupakan. Kalo diingat-ingat bisa tertawa dan malu. hahahaha…
tragedi ini berawal saat menghadiri workshop KTSP di sdn jombor 1, saat pak pengawas mengumumkan,
“BAPAK, IBU YANG MASIH KULIAH DAN MENGINGINKAN BEASISWA AGAR DATANG KE DINAS PENDINDIKAN KAB. SUKOHARJO PINTU 9″
pengumuman yang menyesatkan.

tiwas bukak rekening, tiwas nyowone dho serep,
numpak motor koyo numpak jet. ga’ wedi trek, ga’ wedi bis.
tiwas ngacir, segala halangan dan rintangan diterjang,
tiwas melon ngidoni supir pikup 3 dan akhirnya m.bayu nangis…
hahahaha….

ternyata semuanya sia-sia, jebule mlongo tok… hahaha…
bro, sing sabar yaa… hahahaha…

Ditulis pada Aktivitas | Tinggalkan Komentar

telat…

Tugasku banyak banget, sampai aku bingung mau mengerjakan yang mana dulu.
Pas aku mulai mengerjakan tugasku yang tumpuk undung itu, tiba-tiba mb.endang datang. (Mb.endang itu anak tetangga sebelah rumahku, boleh dibilang keluargaku juga. Dia baru tadi pagi pulang dari jakarta)
“jik, koe lagi ngpo?, ngerjakke tugas?” dia bertanya didepan pintu.
“he’e, lha ngpo mbak?”
“kancamu wis do kawin, koe malah jik garap tugas…” bicara seperti tak ada dosa.
Aku kaget seakan tidak percaya.. mulutku mulai membuka tak sadarkan diri. Lalu dia tertawa.. yaa tertawa…
“asee…m..iii…” secara reflek mulutku berbicara.
Dia masih tertawa, yaa tertawa diatas penderitaanku.

Aku pun berfikir :
Apakah aku sudah tua? umurku kan baru 23th… lagian kata teman-temanku aku masih muda.
Atau kah teman-temanku yang menikah terlalu muda??
Apakah aku telat?? :-(

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Waktu menunjukkan pukul 10.05.
Pekerjaanku sudah selesai, dari mengagenda surat sampai mengedarkan surat ke kotak surat yang dibuat khusus untuk Desa. Jadi apabila ada surat untuk Desa, tinggal dimasukkan ke kotak nanti ada Pamong Desa yang akan mengambilnya.
Karena sudah tidak ada pekerjaan, seperti biasa aku duduk manir dimeja kerjaku dan mulai membaca buku yang aku bawa dari rumah.
Saat asyik baca buku, terdengar suara mobil yang datang ke kantor, aku pun melihat siapa yang datang. Tempat dudukku memang dekat jendela jadi saapa yang datang aku tahu.
Mobil itu pun berhenti, lalu aku melihat tulisan yang ada disamping belakang mobil “B… J…..”
Aku langsung memalingkan muka, dan tanpa sadar bibirku berkata,
“What…”
Jantungku mulai berdetak agak cepat, aku mulai tidak konsen membaca. Langkah kaki pun mulai terdengar,
“cetak, cetok, cetak, cetok…”
Detak jantungku semakin menjadi cepat dan tidak beraturan,
“dag dig dug…” serasa mau copot.
Tebakanku salah, ternyata yang datang bukan dia (Mr. x).
aah… lega raranya. Aku mulai berfikir kenapa tadi jantungku berdetak cepat?? (dasar payaah!)

Mr.x. Bukan maksud hati untuk tidak memberitahukan namanya, tapi memang aku tidak tahu namanya, padahal dia lumayan sering ke kantor.
Dia bekerja disalah satu BUMN yang ada dikota kelahiranku. Sampai sekarang aku tidak mengerti, mengapa saat aku lihat dia jantungku jadi tidak wajar? mungkin karena aku mengaguminya. Aku tak mengerta… sungguh..
Terakhir aku lihat dia sekitar 8 bulan yang lalu, saat aku mau memaketkan mangga ke tempat kakakku di Bekasi, kebetulan tempat pemaketan ada didepan kantornya. Saat aku liat dia selesai shalat jum’at dan berjalan masuk ke kantornya.

Pikiranku balik lagi ke buku yang aku baca, lalu terdengar,
“ssstttt… ssttt…” Aku pun mencari suber bunyi tadi, dan ternyata sumber bunyi itu dari temanku.
“dik puji..” temanku memangil lagi
“dalem bu..” aku jawab sambil menutup buku.
“ayo buat laporan bulan”
“injih bu..” aku berdiri dan berjalan menuju ruang komputer.

Ditulis pada Mr. x | Tinggalkan Komentar

“Hooaam…”
Saat ku buka mata ini jam menunjukkan pukul 05.12 WIB. Ku awali pagi ini dengan senyuman khasku. hehe… Tapi saat aku hendak bangun dari tempat tidur, aku dikejutkan sesuatu. Ada yang aneh.
“Perutku…” tanganku sambil memegang perutku.
“Aku hamil?” serasa tidak percaya.
Pikiranku mulai dipenuhi pertanyaan, kenapa aku bisa hamil?, apakah aku sudah menikah?, kapan aku menikah?, lalu dengan siapa aku menikah? kenapa aku tidak ingat?, apa aku mengalami amnesia?.
5 menit pun berlalu.
Dan aku mulai bangun dari tempat tidur. Aku ingin menanyakan pada orangtuaku, siapa laki-laki yang sudi menikahiku?.
“Pak.. bu…”
Ah, syukur ada bapakku.
“Pak, suamiku dimana?”
“Tuh didepan sama adikmu.”
Aku mulai berjalan cepat. Pikiranku pun terus dipenuhi pertanyaan, siapakah laki-laki yang sudi menjadi suamiku?.
“Ning, suamiku mana?”
“Tuh diwarung depan.”
Aduuh, kenapa susah sekali ketemu dengan laki-laki yang sudi menjadi suamiku?. Rasa penasaran ini membuat kakiku berjalan dengan kecepatan penuh.
“Akhirnya… itu dia” ku lihat dia dari belakang.
Tiba-tiba saja ada dik Rizal, anak tetanggaku. Umurnya baru 2 tahun.
“Rizal, lagi main apa?”, aku menghampirinya.
“Rizal sudah makan?”
“Dah…”
“Sudah, lauknya apa?” sambil tersenyum.
“Wah…” artinya buah, bicaranya kurang lancar maklum usianya masih 2 tahun.
Saat aku mulai asyik bermain dengan Rizal, tiba-tiba aku ingat sesuatu.
“Suamiku…”
Aku tersadar dan mulai berjalan menghampiri laki-laki yang sudi menjadi suamiku.
Sampailah aku dibelakang laki-laki itu. Dan saat aku mau menepuk pundaknya, tiba-tiba saja muncul suara.
“Pujii…” suaranya melengking keras.
Siapa ya yang panggil aku?, sepertinya aku kenal suara melengking itu.
“Pujii…” suara itu memanggil lagi.
Aku masih berfikir, siapa ya? sepertinya aku kenal suara itu.
Aku mulai tidak menghiraukan suara itu, lalu aku mulai menepuk pundak laki-laki itu. Belum sempat melihat wajahnya, tiba-tiba suara itu terdengar lagi.
“Pujii…, kamu subuh nggak, sudh siang…”
Aku mulai ingat siapa pemilik suara melengking itu.
“Ibu…” setengah sadar.
“Astaghfirullah, itu suara ibuku…”
Mataku mulai membuka, dan ternyata semua itu hanya mimpi.

“Alhamdulillah… cuma mimpi” sambil memegang perutku.

“Pujii… sudah jam 6, mau jadi orang kafir kamu?” kali ini suaranya lebih melengking 5x, hehe…
“Gak mauu…” kujawab juga dengan suara melengking keras.

To be contiuned…

Ditulis pada Aktivitas | Tinggalkan Komentar

3 Idiot’s

3 Idiot’s, film dari India.
Ceritanya drama komedi, dijamin setelah liat pasti sakit perut dan mata jadi bengkak.
Sakit perut karena lucu banget, terus kalo mata bengkak karena ada adegan yang menguras air mata (kalau tidak menguras air mata bukan film India namanya…).

Aku suka banget film ini, walaupun ditonton berkali-kali gak akan bosan.. hehe..
Selain ceritanya bagus, yang membuat aku suka yaitu salah satu pemeran utamanya mirip sama seseorang.
Dan yang jelas bukan Mr.x.. hehe.. Siapa yaa??Ada aja… nanti aku juga cerita tapi gak sekarang… hehe..

Dia sama seperti yang ada difim orangnya pinter, baik hati dan tidak sombong, hehe…
Dia seorang penulis.. Ahaaa… siapa yaa.. hehe..
Aku panggil dia “Aa’” seperti teh Nini panggil Aa’ Gym.. hehe.., padahal aku dan dia gak pernah saling sapa, Aneh…

3 Idiot’s, mengingatkan aku dengan dia.
Hehe.. lucu..

Ditulis pada Uncategorized | 2 Komentar

Hari sabtu, kuliah…
Mata pelajarannya Evaluasi Pembelajaran.
Tutornya pak Sumar dari Dinas Pendidikan.
Terus terang aku ga’ tau yang dibahas yang mana,
aku malah ngrumpi sama teman sebangku ku.
Nie kedatangan tamu dari UT, bapaknya lucu pakai kopyah sudah seperti pak penghulu, hahahaha…
Kalau bapaknya datang semua 1 kelas ketawa.. hahahaha…
balik lagi ke topik,
aku sama temanku malah membicarakan masalah tas, sepatu dan lain-lain…
tapi pak Sumar lucu juga, kalo dagelari keluar, mulut nie ga’ bisa nutup.

dah yaa mo tertawa dulu… hahahaha…

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar